3 Macam Obat Gatal Alergi yang Paling Umum

Ketika alergi Anda kumat, rasanya tak nyaman sekali, bukan? Kulit jadi gatal biduran, kemerahan, bengkak, atau terasa panas dan perih. Selain itu, reaksi alergi yang sering terjadi adalah bersin-bersin, hidung gatal dan berair, atau mata gatal dan berair. Di saat-saat seperti ini, Anda tentunya membutuhkan obat-obatan untuk mengatasi gatal yang bikin tidak nyaman. Untuk memahami lebih jauh soal pilihan obat gatal karena alergi, simak ulasan berikut ini.

Cara kerja obat gatal alergi
Obat gatal alergi berfungsi untuk meredakan gejala.

Saat Anda makan atau bersentuhan dengan penyebab alergi (alergen) yang sebenarnya tidak berbahaya, histamin yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh akan bereaksi secara berlebihan. Histamin pun memerintahkan tubuh untuk melawan alergen. Hal inilah yang menimbulkan reaksi atau gejala alergi, yaitu kulit, hidung, dan mata terasa gatal.

Untuk meredakan gejala alergi, obat gatal berfungsi untuk menghentikan atau membatasi aktivitas histamin dalam tubuh. Namun, obat gatal alergi tidak bisa digunakan untuk mencegah reaksi alergi atau mengobati reaksi alergi yang parah seperti anafilaktik.

Obat gatal alergi golongan antihistamin
Jika alergi Anda kumat, saat ini sudah banyak obat-obatan untuk mengatasi gatal alergi yang bisa dibeli tanpa resep dokter. Berikut adalah berbagai jenis obat gatal alergi yang paling banyak ditemui.

1. Cetirizine
Cetirizine adalah nama generik dari obat antihistamin generasi kedua. Obat ini bisa melawan gejala alergi tanpa menyebabkan kantuk. Cetirizine tersedia dalam bentuk tablet, sirup, dan tetes (drop). Seperti kebanyakan antihistamin generasi kedua lainnya, obat ini hanya perlu diminum sekali sehari atau sesuai dosis yang dianjurkan oleh dokter atau apoteker Anda.

2. Loratadine
Obat gatal ini sifatnya mirip dengan cetirizine. Loratadine juga sama-sama obat antihistamin generasi kedua yang tidak menyebabkan kantuk dan cukup diminum sekali sehari.

Berbagai penelitian mengungkapkan bahwa cetirizine dan loratadine sama-sama ampuh mengatasi gejala alergi yaitu gatal-gatal. Akan tetapi, untuk efek antihistamin yang lebih cepat, cetirizine masih lebih unggul daripada loratadine.

3. Fexofenadine
Dibandingkan dengan obat antihistamin generasi kedua lainnya, fexofenadine adalah yang paling minim efek sampingnya. Menurut berbagai survei yang dilakukan para ahli, beberapa orang masih merasa mengantuk setelah minum cetirizine atau loratadine.

Sementara itu, fexofenadine paling tidak menyebabkan kantuk. Namun, menurut sebuah penelitian pada 2001, cetirizine dan loratadine masih lebih cepat dalam menghentikan histamin.

4. Diphenhydramine
Berbeda dengan obat gatal lainnya, diphenhydramine adalah obat antihistamin generasi pertama. Maka, obat ini menyebabkan kantuk dan rasa lemas. Kalau Anda ingin minum obat ini, pastikan Anda tidak sedang mengemudi atau mengoperasikan mesin.

Obat gatal alergi kortikosteroid
Kortikosteroid atau steroid adalah obat untuk mengatasi gatal yang disebabkan peradangan karena alergi. Ada tiga jenis obat kortikosteroid, yaitu topikal (oles), oral (minum), dan intravena (suntik).

Kortikosteroid topikal atau krim oles bekerja cepat mengurangi peradangan dan pembengkakan di kulit yang terjadi akibat reaksi alergi. Kortikosteroid yang kandungannya ringan seperti hidrokortison dapat dibeli tanpa resep di apotek.

Jika gatal dan ruam tidak juga membaik setelah 7 hari dipakaikan obat oles atau semakin memburuk, konsultasikan dengan dokter. Kemungkinan dokter akan meresepkan obat steroid krim yang lebih keras kandungannya.

Akan tetapi obat ini harus digunakan dengan hati-hati, merujuk pada aturan pakai dan takaran dosis yang benar sesuai rese. Pasalnya, efek samping obat keras ini dapat membuat kulit jadi bermasalah seperti timbul stretch mark.

Selain obat kortikosteroid oles, ada juga obat alergi yang disuntikkan atau diberikan lewat mulut (sistemik). Obat ini umumnya akan dapat meredakan gatal dan bengkak dalam waktu cepat. Namun, obat ini hanya diberikan dengan resep dokter dengan catatan apabila gatal alergi sampai menyebabkan ruam parah, pembengkakan, dan juga tersebar di seluruh tubuh Anda.

Perlu diketahui juga bahwa obat steroid sistemik ini hanya digunakan jangka pendek. Obat ini juga dapat memiliki efek samping yang signifikan dan perlu diawasi penggunaanya oleh dokter. Beberapa efek samping yang dapat terjadi termasuk bertambahnya berat badan, penipisan tulang, katarak, glaukoma, mudah memar dan gangguan tidur.

Losion calamine
Calamine adalah obat gatal alergi yang bekerja dengan menghasilkan sensasi dingin saat dioleskan di kulit yang sedang meradang. Anda bisa mendapatkan obat gatal ini di apotek atau dengan resep dokter.

Gunakan obat gatal ini persis seperti yang diarahkan pada label kemasan atau seperti yang ditentukan oleh dokter Anda. Jangan gunakan dalam jumlah yang lebih banyak, lebih sedikit, atau lebih lama dari anjuran dokter.

Sebelum Anda mengoleskan obat calamine topikal, cuci kulit yang gatal dengan sabun dan air. Setelah itu, biarkan kulit tersebut kering terlebih dahulu. Kocok botol dahulu calamine sebelum digunakan lalu oles ke bagian kulit yang gatal.

Saat mengoleskan calamine langsung ke kulit, gosok dengan lembut. Lalu, biarkan kering di kulit Anda. Anda juga dapat menggunakan bola kapas untuk mengoleskan obat ini ke kulit Anda. Cuci tangan Anda dengan sabun dan air setelah mengoleskan obat alergi ini.

Lotion calamine dapat meninggalkan sisa tipis pada kulit saat mengering. Anda dapat menutupi area yang gatal dan dioles obat gatal ini dengan pakaian longgar, tetapi kalamin dapat menodai pakaian yang Anda kenakan.

Hubungi dokter Anda jika gejala tidak membaik setelah 7 hari obat gatal alergi digunakan. Simpan pada suhu kamar yang jauh dari kelembaban dan panas. Jangan diletakkan ke lemari pendingin.

Kapan harus ke dokter?
Umumnya setelah minum obat atau mengoleskan obat ke kulit, gatal gejala alergi akan membaik. Ruam dan rasa gatal umumnya akan hilang dalam seminggu. Sebagian besar alergi kulit tidak mengancam jiwa. Tetapi dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, reaksi parah yang disebut anafilaksis mungkin dapat terjadi.Hubungi rumah sakit atau 118 jika Anda memiliki gatal alergi disertai gejala berikut ini:

Sulit bernapas
Muncul rasa sesak di tenggorokan
Suara serak atau kesulitan berbicara
Bibir, lidah, atau tenggorokan bengkak
Mual, sakit perut, atau muntah
Detak jantung cepat
Kecemasan atau pusing
Hilang kesadaran

5 Cara Mengatasi Gatal Karena Alergi

Alergi adalah bentuk reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang dianggap berbahaya walaupun sebenarnya tidak. Alergen atau zat pemicu alergi hanya berdampak pada orang yang memiliki alergi tersebut. Pada orang lain, alergen tersebut tidak akan memicu reaksi kekebalan tubuh. Tingkat keparahan alergi juga berbeda-beda pada tiap orang, ada yang mengalami reaksi alergi ringan dan ada yang parah sampai berakibat fatal yang disebut dengan anafilaksis. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami gatal karena alergi, simak ulasan artikel berikut ini untuk memberikan pertolongan pertama.

Bagaimana gatal karena alergi bisa muncul?
Alergi dapat disebabkan oleh beberapa hal penyebab. Alergen adalah zat asing yang secara keliru dianggap berbahaya oleh sistem kekebalan tubuh sehingga mengakibatkan reaksi alergi.

Reaksi alergi tidak muncul ketika pertama kali tubuh bertemu dengan penyebab alergi atau alergen. Pada tahap pertama, sistem kekebalan tubuh hanya akan mengingatnya kemudian membuat antibodi sebagai reaksi. Jika kulit terus bertemu oleh alergen selama sepuluh hari atau lebih, hal ini biasanya akan menjadi alergi kulit.

Untuk yang sudah memiliki alergi, dalam hitungan menit para penderita alergi bisa langsung mengalami gejala alergi ketika terpapar alergen. Namun, bisa juga gejala baru timbul 1-2 hari setelah terpapar alergen. Pada beberapa kasus, alergi dapat menimbulkan reaksi yang fatal atau anafilaksis.

Walau jarang terjadi, kita tetap perlu waspada terhadap alergi jenis anafilaksis. Selain kulit memerah, anafilaksis dapat menyebabkan kesulitan bernapas, kram perut, lemas secara tiba-tiba, bengkak pada tenggorokan dan mulut, dan kehilangan kesadaran. Jika tidak segera ditangani, anafilaksis dapat menyebabkan kematian.

Yang harus dilakukan saat muncul gatal karena alergi
1. Jangan digaruk
Pertolongan pertama yang paling tepat saat muncul gatal karena alergi adalah jangan menggaruknya. Rasa gatal karena alergi memang sangat mengganggu dan pasti membuat Anda ingin segera menggaruknya. Namun jangan lakukan hal ini untuk kebaikan kulit Anda. Hal ini justru akan membuat alergi gatal semakin parah bahkan meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada kulit.

2. Gunakan salep atau krim pereda gatal
Salep atau krim dengan kandungan hidrokortison akan meredakan atau mengurangi gatal karena alergi yang Anda derita. Anda juga bisa gunakan Gunakan lotion calamine.

3. Mandilah dengan air dingin
Mandi dengan air dingin dapat mengurangi ruam pada kulit atau Anda bisa juga menggunakan kompres air dingin pada kulit yang gatal karena alergi. Setelah itu, keringkan kulit dengan handuk bersih kemudian gunakan pelembap. Jangan mandi dengan air hangat karena dapat memperparah gejala alergi kulit.

4. Gunakan pakaian yang longgar dan lembut
Pakaian yang ketat dapat memperburuk rasa gatal pada kulit. Anda bisa memakai pakaian dari bahan katun yang dingin dan nyaman di kulit. Hindari juga pakaian berbahan wol karena dapat memperparah gatal karena alergi Anda.

5. Hindari penyebab alergi
Anda akan mengalami alergi ketika tubuh Anda terpapar langsung pada alergen. Jika Anda sudah mengetahui penyebabnya, Anda bisa menghindarinya agar alergi tidak lagi terjadi. Namun jika Anda sendiri belum mengetahuinya dengan pasti, Anda bisa melakukannya dengan tes. Untuk mengetahui seseorang memiliki alergi terhadap benda atau makanan tertentu, perlu dilakukan tes. Tes ini dilakukan dengan memberikan paparan berbagai alergen dalam jumlah terbatas untuk melihat reaksi tubuh.

Jika Anda mengalami gatal karena alergi, ada baiknya segera konsultasikan kepada dokter. Hindari menggaruk ruam gatal secara terus menerus karena bisa berujung pada infeksi kulit dan menghambat proses penyembuhan.

5 Jenis Obat Oles yang Ampuh Mengatasi Kulit Gatal

Merasakan gatal pada permukaan kulit tentu bikin siapa saja tidak nyaman. Anda biasanya akan sibuk menggaruk kulit gatal yang justru bisa memperparah rasa gatalnya. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan krim obat gatal. Pasalnya, penggunaan krim ini dapat menghentikan rasa gatal dengan melembabkan kulit dan membantu sistem kekebalan tubuh Anda tanpa menimbulkan reaksi berlebihan. Nah, Anda patut menyimak ulasan berikut agar tidak salah memilih krim untuk mengatasi kulit gatal.

Kenali dulu penyebab kulit gatal
Jenis krim yang Anda pilih nantinya harus sesuai dengan apa yang menyebabkan kulit gatal. Banyak hal yang bisa membuat kulit Anda menjadi gatal. Mulai dari kulit kering, eksim, atau dermatitis kontak. Hal ini biasanya terjadi setelah kulit Anda bersentuhan dengan pemicu gatal, seperti sabun atau lotion yang tidak cocok untuk jenis kulit Anda.

Bila Anda hanya merasakan gatal di bagian tubuh tertentu, ini bisa jadi disebabkan oleh gigitan serangga, infeksi seperti kurap, dan alergi terhadap tanaman atau logam perhiasan imitasi. Hal ini sering terjadi pada saat musim panas yang juga membuat kulit terbakar sinar matahari. Lain halnya dengan gatal akibat kulit kering yang lebih sering terjadi pada cuaca dingin.

Sebagian besar penyebab kulit gatal memiliki perawatan khusus sehingga Anda perlu memperhatikan baik-baik pemilihan obat maupun krim yang tepat untuk mengatasi kulit gatal. Jika Anda tidak yakin dengan penyebab rasa gatal pada kulit Anda, sebaiknya Anda segera mendiskusikannya dengan dokter.

Selain dengan obat gatal, cari tahu apa saja cara umum meredakan kulit gatal dalam video berikut ini:

Tips memilih krim yang ampuh untuk mengobati kulit gatal
Sebelum membeli krim untuk mengobati kulit gatal Anda, lihat labelnya dan pastikan krim yang Anda pilih mengandung bahan-bahan berikut. Akan tetapi, sebelumnya Anda tetap wajib berkonsultasi dengan dokter agar tidak salah memilih krim untuk kulit gatal Anda.

1. Hidrokortison
Hidrokortison merupakan salah satu krim steroid non-fluorinated yang dapat mengurangi peradangan pada kulit. Menurut dr. Ethan Lerner, Ph.D., seorang profesor dermatologi di Harvard Medical School, krim yang mengandung satu persen hidrokortison sangat bagus untuk mengobati ruam dan gatal yang disebabkan oleh logam perhiasan, gesper, dan iritan dari produk laundry.

Selain itu, krim ini juga cocok digunakan untuk membantu menyamarkan rasa gatal yang disebabkan oleh kondisi kulit akibat alergi pada area kulit yang tidak terlalu menyebar. Akan tetapi, Anda tidak dianjurkan untuk menggunakan hidrokortison selama lebih dari dua minggu. Pasalnya, pemakaian hidrokortison yang terlalu lama dapat menipiskan lapisan kulit dan bisa membuatnya menjadi lebih gatal.

Hindari penggunaan hidrokortison di sekitar jari kaki, vagina, dan pangkal paha yang biasanya disebabkan oleh infeksi jamur. Sebab, ini dapat membuat infeksi jamur menjadi lebih parah dan mengurangi sistem kekebalan tubuh Anda sehingga membuat jamur tumbuh subur.

2. Calamine
Calamine yang biasanya tersedia dalam bentuk losion memang tidak sepopuler hidrokortison. Namun, kandungan calamine ini mengandung campuran oksida seng dan oksida besi yang sangat efektif untuk menghilangkan gatal dan mengeringkan ruam yang melepuh. Selain itu, gatal pada kulit yang disebabkan oleh gigitan serangga dan sengatan terbukti ampuh teratasi dengan calamine.

3. Dipenhydramine
Dipenhydramine merupakan antihistamin yang banyak terdapat pada krim, gel, maupun semprot untuk mengobati kulit gatal. Dipenhydramine ini bekerja dengan menghalangi efek gatal dari histamin, senyawa yang diproduksi di kulit selama reaksi alergi.

Kandungan dipenhydramine direkomendasikan untuk kulit gatal yang disebabkan karena gigitan serangga atau sengatan hewan. Namun, Anda perlu hati-hati sebab penggunaan krim ini dapat mengiritasi kulit dan menimbulkan alergi pada beberapa orang.

4. Pramoxine
Pramoxine merupakan anastesi ringan yang sering ditambahkan pada produk anti gatal yang juga mengandung hidrokortison atau bahan aktif lainnya. Kandungan ini efektif untuk menghilangkan rasa sakit dan gatal yang disebabkan oleh gigitan serangga.

5. Menthol
Kandungan menthol pada krim obat gatal berfungsi untuk mengirimkan sensasi dingin ke kulit dan otak dengan mengalihkan perhatian Anda pada gatal yang dirasakan. Menthol ini sangat efektif untuk mengatasi kulit gatal, tapi sayangnya tidak untuk semua orang. Oleh karena itu, Anda perlu mendiskusikannya dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakannya.

5 Bahan Alami Ini Bisa Jadi Obat Gatal pada Kulit

Gatal di permukaan kulit bisa sangat mengganggu, bahkan menyakitkan. Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan kulit gatal, salah satunya reaksi alergi. Saat gatal menyerang, biasanya seseorang akan menggaruk permukaan kulit untuk meredakan gejala. Namun tahukah kamu, menggaruk kulit yang gatal sebenarnya tidak disarankan dan bisa memicu masalah kulit lainnya, seperti kulit kering, bersisik, dan muncul luka.

Menggaruk kulit yang gatal hanya akan memperparah kondisi. Daripada begitu, sebaiknya atasi serangan gatal dengan konsumsi obat-obatan. Sebagai pertolongan pertama, kamu juga bisa mengatasi gatal pada permukaan kulit dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di rumah. Apa saja bahan alami yang bisa digunakan untuk mengatasi gatal? Simak di sini!
5 Bahan Alami Ini Bisa Jadi Obat Gatal pada Kulit
Perawatan Kulit
Halodoc, Jakarta – Gatal di permukaan kulit bisa sangat mengganggu, bahkan menyakitkan. Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan kulit gatal, salah satunya reaksi alergi. Saat gatal menyerang, biasanya seseorang akan menggaruk permukaan kulit untuk meredakan gejala. Namun tahukah kamu, menggaruk kulit yang gatal sebenarnya tidak disarankan dan bisa memicu masalah kulit lainnya, seperti kulit kering, bersisik, dan muncul luka.

Menggaruk kulit yang gatal hanya akan memperparah kondisi. Daripada begitu, sebaiknya atasi serangan gatal dengan konsumsi obat-obatan. Sebagai pertolongan pertama, kamu juga bisa mengatasi gatal pada permukaan kulit dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di rumah. Apa saja bahan alami yang bisa digunakan untuk mengatasi gatal? Simak di sini!

Baca juga: Kulit Kering dan Gatal Jangan Digaruk, Atasi dengan Ini

Lidah Buaya Hingga Es Batu untuk Meredakan Gatal
Saat gatal menyerang, ada beberapa bahan alami yang bisa digunakan untuk mengatasinya. Bahan-bahan ini umumnya mudah ditemukan, bahkan mungkin ada di rumah. Berikut ini beberapa obat alami yang bisa digunakan untuk mengobati gatal:

1. Lidah Buaya

Salah satu tanaman yang dikenal memiliki segudang khasiat untuk kulit adalah lidah buaya. Mengoleskan gel lidah buaya bisa membantu meredakan iritasi karena kulit gatal atau kulit kering. Kandungan dalam tanaman ini bisa membantu melembapkan dan menjaga tingkat air di dalam kulit tetap tercukupi. Obat alami ini umumnya aman untuk digunakan. Namun, sebaiknya biasakan untuk menguji reaksi alergi sebelum mengoleskannya. Menguji reaksi alergi bisa dilakukan dengan mengoleskan sedikit lidah buaya ke telapak tangan.

2. Minyak Kelapa

Selain lidah buaya, minyak kelapa juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi keluhan gatal di permukaan kulit. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa minyak kelapa ampuh mengatasi masalah kulit, termasuk gatal karena peradangan akibat alergi. Minyak kelapa tidak hanya memiliki sifat antiinflamasi, tetapi juga bisa menghilangkan rasa sakit karena peradangan. Mengoleskan minyak ini juga bisa membantu meningkatkan kadar antioksidan yang berfungsi untuk menstabilkan radikal bebas dan mengatasi peradangan pemicu gatal-gatal.

3. Oatmeal

Selain baik untuk menu sarapan, oatmeal ternyata juga bisa membantu mengatasi gatal pada kulit. Pada dasarnya, oatmeal memiliki sifat humektan, yaitu bisa membantu melembapkan kulit. Untuk mendapat manfaat kesehatan kulit dari oatmeal, cobalah untuk mencampurkan oatmeal yang berbentuk krim koloid ke dalam air mandi. Oatmeal juga disebut memiliki kandungan zat antiinflamasi dan antioksidan yang bisa mengurangi rasa gatal, kulit kering, serta kulit kasar atau keras.

4. Es Batu

Mengompres bagian kulit yang gatal dengan es batu juga bisa membantu meringankan gejala gatal. Cobalah untuk meletakkan kantong es atau es batu yang yang dilapisi kain ke permukaan kulit yang terasa sangat gatal.

5. Perbanyak Air Putih

Gatal pada kulit juga bisa terjadi karena kurang cairan dalam tubuh alias dehidrasi. Maka dari itu, salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan meningkatkan konsumsi air putih. Banyak minum air putih bisa membantu menghidrasi kulit, sehingga terhindar dari gatal-gatal atau masalah kulit lainnya.

Bagaimana cara mengobati gatal tiba-tiba?

Sebisa mungkin hindari untuk menggaruk gatal tersebut. Tekan-tekan kulit ketika terasa gatal. Untuk meringankan gatal-gatal, kompres area kulit yang gatal dengan handuk yang telah dibasahi larutan saline, atau luluran dengan bubur oatmeal dingin. Obat-obatan nonresep seperti bedak calamine tidak sepenuhnya terbukti ampuh, namun banyak bukti yang melaporkan penggunaan calamine dapat meredakan gatal dan aman digunakan untuk ibu hamil.

Menemukan akar masalah dari gatal dan penyakit yang mungkin mendasarinya adalah langkah pertama dalam pengobatan gatal tiba-tiba, sehingga pengobatan akan disesuaikan dengan terapi penyakit tersebut. Jika reaksi obat diduga sebagai penyebab keluhan gatal di seluruh tubuh, beralih ke obat berbeda dapat mengurangi rasa gatal. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Dokter mungkin meresepkan obat untuk mengobati gatal, termasuk antihistamin dan steroid topikal. Pil steroid dan antibiotik mungkin juga diperlukan — namun sangat jarang.

Untuk melindungi kulit dari gatal tiba-tiba di kemudian hari, lakukan ini:

Oleskan pelembab kulit khusus kulit sensitif. Pelembab ini bisa meredakan gatal akibat kulit kering
Gunakan tabir surya secara teratur untuk mencegah kulit terbakar matahari dan kerusakan kulit
Gunakan sabun mandi dan deterjen cuci ringan yang tidak akan mengiritasi kulit Anda
Mandi air dingin atau hangat suam kuku — jangan air panas
Gunakan pakaian longgar dan perlengkapan tidur (seprai, selimut, sarung bantal dan guling) yang terbuat katun
Produk-produk tertentu seperti perhiasan, parfum, kosmetik, jam tangan besi, dan nikel dapat memicu reaksi alergi yang ditandai oleh iritasi kulit gatal. Cari tahu apakah produk-produk tersebut menyebabkan iritasi pada kulit Anda. Hindari pemakaian produk-produk yang mengiritasi.
Minum banyak cairan, misalnya air putih, jus buah, buah potong segar, atau sup. Hindari makan terlalu banyak nanas atau mangga karena dua buah ini dapat menyebabkan gatal lebih parah. Tingkatkan asupan sayuran berdaun hijau dan kurangi konsumsi gorengan, makanan berminyak, makanan cepat saji, telur, dan daging merah

Dari Alergi Hingga Kanker: 6 Penyebab Kulit Gatal Tiba-tiba

ulit gatal tiba-tiba bisa menjengkelkan hingga menyiksa. Kadang, gatal bisa berlangsung lama dan menjalar ke wilayah tubuh lainnya. Saat Anda menggaruk kulit, rasa gatalnya akan semakin parah. Dan semakin gatal kulit Anda, semakin keras pula Anda menggaruknya.

Umumnya hanya dengan meneliti kulit lebih seksama akan bisa memberi tahu Anda tentang apa akar masalahnya — entah itu bentol gigitan nyamuk atau ruam merah khas reaksi alergi. Meski demikian, memeriksa kulit dengan mata telanjang tak selalu dapat membantu menentukan penyebab kulit gatal Anda. Gatal juga bisa terjadi tanpa benjolan, lepuh, ruam, bintil, atau kelainan kulit lain.

Apa penyebab kulit gatal tiba-tiba?
Gatal merupakan respon tubuh normal untuk melindungi kita dari zat-zat eksternal berbahaya atau parasit seperti gigitan serangga. Gatal-gatal atau pruritus dapat terpusat di satu daerah atau meradang di seluruh kulit.

Meskipun gatal tiba-tiba tanpa penyebab jelas lebih umum terjadi pada orang tua, ada sejumlah kondisi medis dan kulit yang mungkin mendasari masalah Anda. Misalnya:

1. Kulit kering
Jika Anda tidak melihat adanya ruam kemerahan atau perubahan dramatis lain pada area yang gatal, kulit kering (xerosis) mungkin penyebabnya. Kondisi kulit kering bukan sesuatu yang serius, tetapi bisa membuat Anda merasa tidak nyaman. Ketika kulit menjadi kering, sel akan mengerut, sehingga timbul keriput dan garis-garis halus. Kulit mungkin terasa tegang tertarik atau tampak menyusut. Anda mungkin juga akan melihat pada kulit Anda timbul sisik, serpihan, atau kulit yang mengelupas pada kulit gatal ringan hingga sedang.

Kulit kering biasanya merupakan hasil dari usia tua atau faktor lingkungan, seperti berada di tempat dingin lama, mandi/berendam air hangat terlalu lama, sabun berbahan keras, bahan pakaian gatal, iritasi akibat produk-produk tertentu (misalnya logam atau parfum tertentu), hingga salah pakai produk pelembab kulit.

2. Reaksi obat
Antibiotik, obat anti jamur, atau penghilang nyeri narkotik dapat menyebabkan gatal tiba-tiba yang meluas di seluruh area. Namun, sebagian besar reaksi obat akan menimbulkan ruam bersamaan dengan gatal.

3. Kurap
Kurap adalah infeksi di daerah pangkal paha (selangkangan) yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur. Kondisi kulit ini terutama ditemukan pada remaja dan dewasa pria, tetapi perempuan segala usia mungkin bisa memilikinya juga.

Tinea cruris, nama medis dari kurap, terjadi di daerah yang hangat dan lembap, dan sering muncul bersamaan dengan kaki jamuran. Kurap biasanya akan ditemukan di dekat lipatan paha atas, dan dapat diidentifikasi dengan gatal tiba-tiba di daerah selangkangan dan kulit yang bersisik. Kurap umumnya diperparah oleh kelembapan dan gesekan konstan di area pangkal paha yang datang dari keringat dan pakaian. Bedak jamur non-resep dapat menyembuhkan kasus kurap ringan hingga sedang, sementara kasus infeksi berat memerlukan resep dokter.

4. Kudis
Kudis adalah suatu kondisi kulit yang disebabkan oleh tungau (Sarcoptes scabiei) yang menggali lubang-lubang kecil di kulit kita. Kondisi kulit ini juga menyebabkan bintik-bintik merah yang tampak di area gigitan tungau.Rasa gatal tiba-tiba yang terkait dengan kondisi ini sering timbul paling parah di malam hari. Kudis sangat menular dan menyebar akibat kontak kulit dalam jangka waktu panjang dengan orang dengan orang yang terkena penyakit ini, seperti ketika berbagi pemakaian handuk, seprai, atau baju.

5. Hamil
Selama kehamilan, beberapa wanita mengalami kulit gatal tanpa gejala yang jelas, terutama pada bagian perut, paha, dada, tangan, serta lipatan kulit, seperti bagian dalam lutut atau siku. Kulit yang meregang atau perubahan hormon mungkin penyebab kulit gatal tiba-tiba jika Anda sedang hamil.

Pada beberapa wanita hamil, gejala kondisi kulit tertentu, seperti eksim dapat timbul makin parah. Anda dapat mengalami dermatitis untuk pertama kalinya saat hamil. Dokter Anda dapat merekomendasikan perawatan yang aman untuk meredakan gatal dan eksim.

6. Penyakit internal
Kulit gatal tiba-tiba dapat menjadi gejala dari suatu penyakit yang mendasarinya. Ini termasuk berbagai kemungkinan, seperti diabetes, penyakit hati, gagal ginjal, anemia defisiensi besi, masalah tiroid, penyakit celiac, HIV/AIDS, sindrom Sjögren, kelainan darah (misalnya, polisitemia rubra vera), dan kanker (termasuk leukemia dan limfoma).

Stres dan penyakit kejiwaan lainnya, seperti gangguan kecemasan, depresi, dan gangguan obsesif-kompulsif juga dapat menyebabkan kulit gatal tiba-tiba tanpa gejala yang jelas.

Gatal biasanya mempengaruhi seluruh tubuh. Dalam situasi ini, mungkin akan tidak tampak perubahan pada penampilan kulit (kecuali hanya beberapa tanda goresan bekas garukan).

Berbagai Salep Gatal dan Kondisi yang Bisa Ditangani

Meski banyak tersedia di pasaran, salep gatal tidak boleh digunakan sembarangan, sebab tiap salep gatal memiliki kegunaan yang berbeda-beda. Agar tidak salah langkah, mari pahami perbedaan jenis salep gatal dan kondisi yang dapat ditanganinya.

Kulit gatal bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari alergi, eksim, infeksi parasit seperti kudis, gigitan atau sengatan serangga, hingga infeksi jamur. Maka dari itu, Anda perlu paham jenis salep gatal apa yang perlu Anda gunakan untuk mengatasinya.

Berbagai Salep Gatal dan Kondisi yang Bisa Ditangani – Alodokter

Beragam Jenis Salep Gatal
Meski memiliki tujuan yang sama dalam menghilangkan gatal, tapi penggunaan beragam salep gatal juga harus disesuaikan dengan penyebabnya. Hal itu karena gatal umumnya hanyalah sebuah gejala dari kondisi kesehatan atau penyakit tertentu.

Untuk itu, bila mengalami gatal yang terasa mengganggu, Anda dianjurkan memeriksakan diri ke dokter. Tujuannya agar dokter dapat memeriksa keluhan Anda dan menentukan penyebabnya, dengan demikian dokter dapat memberikan penanganan yang sesuai.

Berikut ini adalah beberapa jenis salep gatal, berikut kondisi yang ditanganinya:

1. Hydrocortisone

Salep gatal yang mengandung hydrocortisone berfungsi untuk meredakan peradangan. Biasanya keluhan tersebut ditandai dengan pembengkakan, gatal-gatal, dan kemerahan, baik akibat gigitan serangga, terkena tanaman beracun, eksim, alergi, maupun iritasi kulit.

Dalam penggunaannya, oleskan salep gatal ini secukupnya sampai merata di area kulit yang gatal. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum dan sesudah menggunakan obat ini.

2. Calamine

Salah satu kandungan yang sering terdapat pada salep gatal ini, biasanya digunakan untuk meredakan rasa gatal, dan ketidaknyamanan akibat iritasi kulit ringan. Ketika dipakai, calamine umumnya akan memberikan sensasi sejuk.

Dalam penggunaannya, Anda bisa mengoleskan salep gatal ini setiap enam atau delapan jam sesuai kebutuhan, serta ikuti petunjuk penggunaan pada kemasan.

3. Crotamiton

Salep gatal crotamiton efektif digunakan untuk mengobati kudis (scabies), yaitu infeksi kulit yang disebabkan oleh tungau. Crotamiton bekerja dengan membunuh tungau yang menyebabkan kudis dan membantu mengurangi rasa gatal.

Setelah mandi, oleskan salep ini ke seluruh tubuh, mulai dari leher hingga jari kaki. Gunakan pada malam hari dan ulangi sesuai petunjuk dalam kemasan atau sesuai saran dokter sebanyak 2 sampai 3 kali sehari. Selain crotamiton, ada juga salep lain untuk mengobati scabies, misalnya salep gatal yang mengandung benzyl benzoate dan permethrin.

4. Miconazole

Salep gatal miconozale bermanfaat untuk mengobati gatal akibat infeksi jamur pada kulit, seperti kurap, panu, dan candidiasis. Cara penggunaannya adalah dengan mengoleskan salep ini di area yang mengalami gatal karena terinfeksi jamur.

Oleskan sebanyak dua kali dalam sehari dan ikuti petunjuk dalam kemasan atau sesuai saran dokter. Selain miconozale, Anda juga bisa menggunakan clotrimazole dan ketoconazole.

Ada beragam jenis salep gatal yang tersedia bebas di apotek atau toko obat dengan manfaat yang berbeda-beda. Untuk itu, akan lebih efektif jika Anda berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan salep gatal. Dokter akan memberikan resep salep gatal yang tepat dan aman untuk membantu mengobati gatal yang Anda alami.

Ini Obat Gatal di Selangkangan yang Perlu Diketahui

Paha bagian dalam gatal bisa disembuhkan dengan obat gatal di selangkangan yang dijual bebas atau dengan resep dokter. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh infeksi jamur.

Gatal di selangkangan atau yang disebut juga tinea cruris, biasanya disebabkan oleh infeksi jamur tinea. Jamur ini tumbuh subur di daerah tubuh yang hangat dan lembap, misalnya di lipatan paha bagian dalam (selangkangan), alat kelamin, dan bokong. Keluhan ini sering terjadi pada orang yang banyak berkeringat, sering memakai celana ketat, memiliki penyakit tertentu seperti diabetes atau melemahnya sistem kekebalan tubuh, dan pada penderita obesitas. Pria dikatakan lebih sering mengalami gejala ini tetapi wanita juga bisa mengalaminya. Jika terdapat keluhan Anda membutuhkan obat gatal di selangkangan yang tepat untuk mengatasinya.

Ini Obat Gatal di Selangkangan yang Perlu Diketahui – Alodokter

Gatal di selangkangan bisa menular dari satu orang ke orang lain, dan sangat mudah menyebar. Bisa melalui kontak langsung dari kulit ke kulit, karena menggunakan pakaian atau handuk yang sama dengan penderita infeksi jamur, atau bisa juga karena kita sudah menderita infeksi jamur lain di kuku atau kurap kaki.

Selain gatal, jamur tinea juga bisa menyebabkan ruam merah berbentuk lingkaran seperti cincin, pada tepi ruam dapat terbentuk lepuhan dan lesi yang tampak lebih aktif dibandingkan bagian tengah ruam. Selain itu, jamur tinea juga bisa menyebabkan sensasi perih atau gatal, dan kulit mengelupas di area yang terinfeksi. Infeksi ini lebih sering muncul pada saat musim panas atau di daerah yang hangat, lembap, dan berawan seperti di daerah beriklim tropis termasuk Indonesia.

Beberapa penyakit lain yang juga dapat menyebabkan gatal di selangkangan yaitu: kutu kemaluan atau pedikulosis pubis, psoriasis inversa (salah satu variasi dari penyakit psoriasis yang mengenai daerah lipatan tubuh), dermatitis intertriginosa (kondisi iritasi pada kulit di daerah lipatan tubuh akibat panas, gesekan berulang dalam jangka panjang, atau kontak dengan bahan iritan tertentu), atau eksim pada daerah lipatan kulit seperti lipat ketiak, lipatan siku, lipatan di belakang lutut, dan lipatan paha.

Gejala eksim di lipatan kulit dapat berupa rasa gatal atau nyeri, sensasi seperti terbakar pada kulit di area lipatan tubuh disertai ruam dan bentol kemerahan. Lesi kulit ini dapat berkembang menjadi luka terbuka, kerak, atau koreng jika sering digaruk atau karena infeksi sekunder. Psoriasis inversa berbeda pada psoriasis pada umumnya yang bergejala kulit kering dan mengelupas. Pada penyakit ini, kulit akan tampak kemerahan, mengkilat, dan licin serta lembap. Kulit yang mengalami radang ini akan terasa gatal atau nyeri seperti iritasi. Kondisi radang yang disertai lembap pada lipatan kulit ini juga dapat memicu infeksi jamur sekunder.

Bagaimana menyembuhkannya?
Pengobatan keluhan gatal di selangkangan disesuaikan dengan penyebabnya. Obat gatal di selangkangan yang ringan tersedia dalam berbagi jenis, mulai dari obat salep, krim, atau bedak antijamur untuk tinea cruris yang dijual bebas di apotek atau toko obat terdekat. Obatnya yaitu miconazole, naftifine, clotrimazole, ketoconazole, atau oxiconazole. Cara menggunakan salep atau krim antijamur pada ruam yaitu bersihkan dan keringkan kulit, oleskan obat pada lesi hingga 1-2 cm melebihi tepi lesi terutama pada lesi ruam yang terdapat lepuhan. Penggunaan obat kortikosteroid pada infeksi jamur kulit perlu dikonsultasikan dengan dokter.

Berbeda dengan pengobatan infeksi jamur di selangkangan, apabila gatal di selangkangan disebabkan oleh eksim pada lipatan kulit atau psoriasis inversa, maka obat salep yang diberikan adalah salep kortikosteroid. Hal ini karena kedua penyakit tersebut disebabkan oleh kondisi inflamasi sehingga menyebabkan keluhan pada kulit di selangkangan dan diobati dengan obat anti-inflamasi kortikosteroid. Jika terdapat tanda infeksi sekunder karena bakteri atau jamur, dokter dapat memberikan salep antibiotik atau antijamur sesuai penyebab.

Untuk membasmi kutu kemaluan yang menyebabkan gatal di selangkangan, dokter akan memberikan obat salep antikutu yang dioleskan di seluruh tubuh, terutama di daerah berambut dan dibiarkan semalaman atau sesuai anjuran dokter. Jangan oleskan obat antikutu pada mukosa mata, bibir, atau kemaluan karena akan menyebabkan iritasi. Kutu kemaluan dapat menular pada orang lain, jadi hindari kontak fisik berlebih untuk mencegah penularan.

Obat gatal di selangkangan karena infeksi jamur ini dipercaya bisa menyembuhkan gatal dalam waktu 2-4 minggu pemakaian. Namun, meski bisa sembuh dengan cepat (kurang dari dua minggu), disarankan untuk terus menggunakan obat tersebut selama satu sampai dua minggu. Pada penderita kondisi tertentu yang mengeluhkan gatal di selangkangan seperti pada penderita diabetes atau obesitas, gula darah dan berat badan perlu dikontrol untuk menunjang penyembuhan pada kulit. Untuk penggunaan antikutu, jika kutu masih sulit dibasmi atau keluhan menetap setelah penggunaan obat salep antikutu sebanyak dua kali, Anda disarankan untuk kembali berkonsultasi ke dokter.

Nah, jika infeksi gatalnya menyebar luas, sulit diobati, atau menimbulkan radang, ada obat gatal di selangkangan yang lebih kuat, yaitu itrakonazol atau terbinafine. Tentunya sebelum menggunakan obat gatal tersebut disarankan untuk terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter ahli kulit guna mendapatkan pengobatan yang tepat. Dan obat itu harus dibeli menggunakan resep dokter.

Selain menggunakan obat, ada juga perawatan sederhana tambahan yang harus dilakukan guna meredakan atau menghilangkan gatal di selangkangan, yaitu:

Bersihkan area selangkangan yang gatal dengan sabun dan air, setidaknya 2-3 kali sehari. Kemudian keringkan dengan handuk bersih. Pilih sabun yang tidak mengandung bahan iritan.
Jangan gunakan handuk yang sama untuk mengeringkan bagian tubuh yang lain.
Ganti pakaian, terutama celana dalam, setiap hari.
Jaga agar kulit di area selangkangan, alias pangkal paha, tetap bersih dan kering.
Pakailah pakaian yang longgar, jangan yang mudah menggesek dan menyentuh daerah yang terinfeksi.
Disarankan untuk menggunakan pakaian, terutama celana dalam, yang terbuat dari katun 100%.
Jangan menggunakan deterjen yang kuat, pelembut pakaian, atau pemutih pakaian untuk mencegah iritasi yang dapat memperberat keluhan gatal.
Jika area selangkangan yang gatal berkeringat, segera keringkan.
Jika ada infeksi bakteri lain, segera obati. Tanda infeksi bakteri yaitu jika tumbuh bisul bernanah, kulit bengkak dan nyeri, atau terdapat ruam yang berkerak karena nanah yang mengering pada kulit.
Jangan menggaruk ruam karena jamur dapat berpindah ke bagian tubuh lain. Garukan pada lesi juga dapat menyebabkan luka sehingga gatal menjadi sulit sembuh dan berisiko menimbulkan infeksi sekunder.
Pengobatan infeksi jamur memang memerlukan waktu dan kesabaran, kondisi ini seringkali membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk mereda. Jika obat gatal di selangkangan sudah dipakai selama dua minggu, namun tanda-tanda kesembuhan tidak juga muncul, keluhan semakin berat, atau jika terdapat komplikasi seperti warna kulit menjadi lebih gelap atau lebih terang dari warna kulit normal, atau terdapat infeksi sekunder akibat bakteri, Anda perlu segera pergi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut. Lakukan hal yang sama jika ruam gatal datang kembali beberapa minggu setelah pengobatan. Hal ini juga berlaku pada penyakit lain yang dapat menyebabkan gatal di selangkangan.

Dalam memakai obat gatal lain di selangkangan, ikutilah cara penggunaan obat dan saran untuk mengatasi gejala sesuai anjuran dokter. Pada keluhan gatal di selangkangan karena kutu kemaluan atau eksim, hindarilah faktor risiko atau kebiasaan yang dapat memicu munculnya gejala tersebut.

Langkah Tepat Membantu Meredakan Gatal

Untuk gatal ringan, cara berikut ini bisa dilakukan untuk membantu meredakan rasa gatal di seluruh tubuh:

  • Berhenti menggaruk. Bila Anda mengalami gatal, menggaruk adalah respons alami tubuh. Tapi, cara itu tidak akan membantu masalah. Menggaruk dapat merusak lapisan kulit dan menghambat proses penyembuhan pada kulit. Bahkan, kebiasaan ini bisa menyebabkan infeksi. Berusahalah untuk tidak menggaruk kulit.
  • Pakaian yang nyaman. Pakaian yang nyaman tidak berisiko mengiritasi kulit dan jaga agar kuku jari Anda dipangkas dengan benar. Cucilah pakaian dengan sedikit deterjen atau bahan pencuci yang tidak mengandung bahan iritan kuat.
  • Hindari barang atau situasi yang menyebabkan gatal. Cobalah untuk mengidentifikasi apa yang menyebabkan gejala gatal muncul dan hindarilah. Misalnya pakaian kasar, ruangan yang terlalu panas, terlalu lama mandi air panas, sabun atau deterjen, perhiasan, atau produk pembersih yang mengandung parfum.
  • Kompres daerah yang terasa gatal dengan kain basah yang dingin. Ini dapat membantu meredakan rasa gatal, melindungi kulit dan mencegah Anda menggaruk.
  • Mandi dengan air hangat yang dicampur soda kue. Hal ini tidak bisa berlaku sama pada semua orang. Ada orang yang mengatakan gatal seluruh tubuh reda ketika mandi air hangat, namun ada juga yang menggunakan air dingin untuk meredakan gatal-gatal. Anda bisa mencoba metode mana yang cocok. Tetapi jangan lupa untuk membilas tubuh hingga bersih setelah mandi dengan cara ini.
  • Gunakan pelembap berkualitas baik. Pelembap berkualitas baik menahan kandungan air di lapisan terluar kulit Anda. Hal ini bisa membantu kulit Anda tetap terhidrasi sehingga kelembabannya tetap terjaga, dan Anda terhindar dari kulit kering dan gatal.
  • Oatmeal koloid. Jenis oatmeal ini terbuat dari gandum yang telah digiling menjadi bubuk yang sangat halus. Bahan alami ini banyak digunakan dalam berbagai jenis sabun dan losion, atau bisa juga ditambahkan ke bak mandi sebagai obat gatal-gatal seluruh badan. Produk ini aman dan membantu mengobati rasa gatal dari berbagai penyebab. Anda dapat menemukan produk-produk yang mengandung oatmeal koloid di banyak apotek, atau membuat sendiri dengan menggiling gandum menjadi bubuk halus. Tetapi jika Anda alergi dengan gandum, produk ini tidak bisa dipakai.

Yang terpenting pada penanganan gatal-gatal adalah mengetahui pencetusnya dan hindari. Penyakit penyerta pun harus diobati, misalnya pada penderita kencing manis, gula darah perlu dikontrol. Jika gatal-gatal sering digaruk dan telah menyebabkan kerusakan kulit atau infeksi, dokter akan memberikan obat antibiotik untuk mengatasinya. Meskipun banyak obat gatal-gatal seluruh badan bisa Anda dapatkan secara bebas, Anda tetap dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter. Terutama jika gatal berlangsung lebih dari dua minggu dan tidak membaik dengan perawatan sendiri, memengaruhi aktivitas, atau disertai dengan gejala lain, seperti rasa lelah dan lemas, penurunan berat badan, perubahan kebiasaan buang air besar, frekuensi kencing yang tidak seperti biasa, demam, atau kemerahan pada kulit.

Obat Gatal Seluruh Badan yang Aman

Penting bagi Anda untuk mengobati penyebab yang mendasari kondisi dan rasa gatal yang Anda alami. Namun, beberapa produk obat gatal-gatal seluruh badan juga dapat Anda konsumsi untuk membantu meredakannya.

  • Antihistamin. Saat gatal-gatal menyerang, Anda dapat mengonsumsi obat antihistamin. Obat ini dapat mengurangi rasa gatal dengan mengurangi produksi histamin di kulit. Beberapa antihistamin menyebabkan kantuk dan disarankan dikonsumsi saat malam hari. Beberapa jenis antihistamin bisa dibeli langsung dari apotek, dan sebagian lain hanya bisa didapat dengan resep dokter. Antihistamin generasi kedua seperti loratadine atau cetirizine jarang menyebabkan kantuk. Jika Anda sedang hamil atau memiliki tekanan darah tinggi, Anda sebaiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang aman dan sesuai.
  • Obat oles atau topikal. Ada beberapa produk krim, losion, atau bedak yang dapat membantu meringankan rasa gatal yang menyerang. Salah satu bahan yang dapat membantu meredakan gatal tersebut adalah capsaicin. Bicarakan dengan dokter atau apoteker mengenai dosis dan aturan pakainya.
  • Krim kortikosteroid. Krim kortikosteroid dapat digunakan sebagai obat gatal-gatal seluruh badan yang disebabkan oleh peradangan, terutama jika bagian yang gatal berwarna kemerahan. Untuk membantu agar tubuh menyerap krim kortikosteroid dengan cepat, Anda bisa menutup bagian yang sudah diolesi krim dengan kain yang basah atau lembap. Hal ini juga memberikan efek dingin pada kulit dan mengurangi gatal.   Hydrocortisone merupakan jenis kortikosteroid ringan, obat ini menghambat reaksi peradangan dalam tubuh dan dapat membantu meredakan gejala pada kulit yang meradang dan gatal.
  • Antidepresan. Antidepresan golongan Selective Serotonine Reuptake Inhibitor (SSRI) seperti sertraline atau fluoxetine juga dapat membantu mengurangi berbagai jenis gatal pada kulit. Obat ini mendorong pelepasan serotonin yang bisa menekan reseptor di tubuh yang memicu rasa gatal. Namun penggunaan obat-obatan ini harus dalam pengawasan dokter, karena golongan obat ini adalah obat khusus yang umumnya digunakan untuk mengobati gangguan psikologis seperti depresi.
  • Terapi Cahaya (Fototerapi). Fototerapi dapat menjadi obat gatal-gatal seluruh badan. Pada terapi cahaya ini, kulit tubuh akan disinari oleh sinar ultraviolet dalam beberapa sesi untuk meredakan gatal. Terapi sinar ini bisa menjadi pilihan untuk mengatasi keluhan gatal yang sebelumnya tidak mereda setelah penggunaan obat-obatan. Namun terapi sinar memiliki beberapa kekurangan yaitu relatif mahal dan dapat menyebabkan efek samping berupa ruam kemerahan serta rasa panas atau terbakar pada kulit.
  • Obat Alternatif. Untuk gatal yang berhubungan dengan stres, Anda dapat melakukan beberapa langkah pengobatan alternatif seperti meditasi, akupuntur, atau yoga. Kuncinya adalah menghentikan kebiasaan menggaruk ketika muncul rasa gatal dan menerapkan pengelolaan stres yang baik.
  • Gel terbuat dari tanaman. Cobalah produk berbahan dasar tanaman seperti lidah buaya untuk gatal ringan yang disebabkan oleh sengatan sinar matahari atau gigitan nyamuk. Obat-obatan tersebut bisa Anda beli di toko obat tanpa menggunakan resep dokter. Tetapi jika Anda memiliki alergi dengan bahan pada produk obat ini, Anda tidak bisa menggunakannya.